Sunday, July 25, 2010
Daisy in my lazy eyes
Monday, June 7, 2010
ARK.
Sunday, January 17, 2010
Phantasmagoria
Friday, May 15, 2009
A Shoes That Last
I’ve walked along with you my tight shoes,
very tight it makes my leg bruise..
1113 steps have come through,
so i say it’s goodbye to you..
and so i learn to walk with my naked leg,
so much I’ve passed to clear my head..
and so i learn to walk the road i choose,
very rough it also makes me bruise..
and then both of my leg ask,
are there a reason for this task?
and i answered “Patient, this time will pass”,
“and we’ll found a new shoes that last”..
Bayu Rakhman
Friday, April 3, 2009
The Queen of Heart
Pick 1 from 4 cards
It’s all queen backwards
Point one coz it's all you got
Hopefully you point it right
Don’t blind by the diamond,
Don’t look by the spade,
Don’t fool by the club,
Follow where your heart stop…
See what makes your breathe drop
Then your finger will land
Exactly right on the top
Of your queen of heart hand
-Bayu Rakhman-
Wednesday, March 25, 2009
Uninstalling The Beta Version
see you and i sway
see me and you say
i can hear but my mind can’t lay
because our thoughts are so far away
not because the distance of the day
it’s just the way our thoughts will never play
so this new feeling decide not to stay
pay the ticket and headed freeway
-Bayu Rakhman-
tiap bertemu dia membuat saya jadi meliuk-liuk. tapi ketika dia mulai berbicara tentang sesuatu, ok saya memang bisa mendengarnya, tapi pikiran saya tidak bisa nyender sama apa yang dia bicarain. saya merasa bahwa saya kurang nyambung, mungkin emang saya yang terlalu bodoh dan kurang wawasan untuk mengerti.
pikiran saya dan pikiran dia sepertinya sangat jauh sekali, dia disana, saya masih disini2 aja. Bukan karena faktor usia yang dipisahkan oleh jarak tahun, bulan dan hari, hanya saja pikiran saya dan pikiran dia sepertinya kalau diibaratkan seperti 2 anak kecil yang baru berkenalan di sebuah taman bermain pikiran, mereka tidak bermain satu sama lain.
Jadi perasaan yang lagi numpang di saya ini memutuskan untuk pergi, daripada dia keburu nyaman dan malah jadi susah buat diusir.
jadi dia pergi, bayar tiket dan menuju ke jalan bebas hambatan.
kemudian saya pasang handsfree hp, saya tempelkan earphone di kuping, dan mulai menulis puisi ini di hp saya sambil mendengarkan lagu "Maliq - Pilihanku" berulang2.
reality seems not
ask polite and i got not
see me right cause i mean that
ask polite and i got not
five minutes and all comes out
some where my thought hope you did right
but sorry thought, reality seems not..
-Bayu Rakhman-
Suatu waktu saya malam mingguan dengan pacar dan adiknya.. tujuan kami adalah untuk bertemu ayahnya pacar saya di pondok indah mall. seperti biasa, saya sudah siap dengan penampilan saya dan kerjanya hanya duduk menunggu si pacar dan adiknya ribet dandan sana sini karena ayahnya sudah di pim. Berhubung pada waktu itu saya membawa motor, jadi kami pergi ke PIM dengan memakai taksi.
Di jalan mendadak kandung kemih saya berasa full tank, alias pengen pipis, jadi saya meminta dengan sopan, "aku boleh ke wc dulu ngga pipis, di pom bensin aja, kan ada tuh yang lewat" dan dia menjawab "bla bla bla bla bla" yang kalo saya persingkat adalah "udah tahan aja dulu napa sih, ayah udh nunggu di pim!". Akhirnya pom bensin petronas pun terlewati, saya melihat pom bensin tersebut kaya orang ngeliat mata air di padang pasir, bedanya saya ngga inging minum air, saya ingin ngeluarin air.
beberapa menit kemudian pom bensin pertamina juga dilewatin, ughhh, saya udah kaya orang ambeyen, duduknya goyang2 ngga nyaman. jelas2 bahasa tubuh saya udah menunjukkan kalo saya udah parah2nya nahan pipis, tapi kayanya dia ngga bisa ngeliat itu atau sok2 cuek mungkin. Padahal saya cuma butuh 5 menit dan air bengawan solo pun mengalir deras he2. bagi yang tau jalanan pondok cabe menuju pim pada hari sabtu, pasti tau kalau macetnya gila2an dan ini memperparah semuanya.
akhirnya 1 jam lebih di dalam taksi menahan pipis selesai sudah. kami tiba di pim dan kemudian tanpa ba bi bu saya langsung pergi menuju toilet terdekat. "maaf yah, bt yah sama aku?" itu kata2 dia pas saya udah kembali dari toilet, dan dengan sok kalemnya saya cuma jawab "ngga apa2 kok" sambil :) maksa.
Pikiran saya benar2 berharap pas di taksi dia melakukan yang mustinya dia lakukan, memberi saya waktu 5 menit untuk ke toilet.
tapi ternyata kenyataannya dia ngga seperti itu.
besoknya saya nulis puisi ini, buat ngeluarin unek unek dan enegnya saya sama apa yg terjadi kemarin pas malam minggu.
swore to blur
My eyes ears lips and skin..
For they will fling..
But my heart has swore not to swing..
And my heart will blur..
All the night flower that makes my body soar..
Like night like dream, it will not long lasting..
And shall hope this long feeling of you will win..
Amin..
-Bayu Rakhman-
suatu hari, maaf, ketika status saya masih pacaran, saya pergi dengan mantan saya yang sepertinya dengan tanpa maksud untuk kepedean, masih ada something sama si bayu rakhman..
pas pulang kerumah, saya tulis puisi ini, cuma buat ngeyakinin saya bahwa hubungan yang sudah lama saya jalanin dengan sang pacar akan menang melawan godaan2 dari night flower ini. karena saya percaya si mata, si kuping, si bibir, dan si kulit, mereka dapat selingkuh.
the warming feel
Walk on walk on..
Coz there’s no road to turn..
See the moonlight follow me through nights..
And the night never sleeps, Warm slowly slips, away and its far from bliss..
One day my legs will still and miss the warming feel..
-Bayu Rakhman-
jadian lama sama seseorang emang enak ngga enak, yah tergantung pasangan masing2 sih kalo pasangannya kelakuan dan pola pikirnya kaya anak abg yah ngga enak, kalo sebaliknya yah enak2 aja.. puisi ini dibuat pas saya lagi ngerasain mandeg dalam hubungan yg sedang dijalanin..
saya terus berjalan dalam hubungan yang nyaris 3 tahun ini, terus berjalan lama sampai esensi dalam hubungan sudah hilang. yang ada sudah bukan lagi rasa sayang kepasangan, yang ada malah rasa sayang demi energi dan waktu yang sudah saya korbankan. Sehingga saya berpikir berputar adalah bukan suatu opsi..
ok pacar saya memang selalu nemenin saya, bahkan melewati beberapa ratus malam dengan saya. tapi balik lagi kesifat dan kelakuan dia yang lama kelamaan ngebuat kehangatan dan kenyamanan dalam ngejalanin hubungan jadi semakin melangkah jauh dari kesenangan, membuat saya menjadi lebih berpikir realistis..
Namun suatu hari nanti saya percaya kaki saya akan diam dan lelah untuk berjalan.
Saya bersyukur beberapa bulan yang lalu saya sudah tiba di hari itu.. Dan saya menemukan kembali keluarga, teman2, yang benar2 sayang dan ada untuk saya. keluarga dan teman2 yang sudah lama saya tinggalkan demi keegoisan seseorang..
amin for that :)
